Beranda » Sejarah SMK ISFI Banjarmasin

Sejarah SMK ISFI Banjarmasin

Dari Pendidikan Farmasi Menuju Sekolah Kejuruan Multidisiplin

SMK ISFI Banjarmasin memiliki perjalanan panjang dalam dunia pendidikan kejuruan di Kalimantan Selatan. Berawal dari pendidikan tenaga kefarmasian pada tahun 1965, sekolah terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat, dunia kerja, serta kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Hingga saat ini, SMK ISFI Banjarmasin telah berkembang menjadi sekolah kejuruan dengan berbagai program keahlian di bidang kesehatan, teknologi, desain, dan kecantikan.


Timeline Perjalanan SMK ISFI Banjarmasin

1965 — Awal Berdiri

SMK ISFI Banjarmasin berdiri pada 1 September 1965 dengan nama Sekolah Asisten Apoteker Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia (SAA-ISFI).

Pendirian sekolah dilatarbelakangi oleh kebutuhan tenaga Asisten Apoteker di Kalimantan Selatan. Sekolah dirintis oleh para apoteker yang tergabung dalam Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia (ISFI) Kalimantan Selatan.

Pada awal berdiri, sekolah hanya memiliki satu kelas dengan 40 siswa dan fasilitas pendidikan yang masih sangat terbatas.

1967 — Mendapat Pengakuan

Pada 11 Juli 1967, sekolah mendapatkan pengakuan dari Departemen Kesehatan Republik Indonesia melalui SK Nomor 37/Pendidikan/1967.

Pengakuan ini menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan sekolah sebagai lembaga pendidikan tenaga kefarmasian.

1968 — Ujian Negara Pertama

Pada tahun 1968, sekolah untuk pertama kalinya mengikuti Ujian Negara.

Empat peserta berhasil lulus pada tahun tersebut. Jumlah lulusan kemudian terus bertambah pada tahun-tahun berikutnya.

1971 — Perpindahan Tempat Pembelajaran

Dalam perjalanan perkembangannya, sekolah beberapa kali mengalami perpindahan lokasi kegiatan belajar.

Pada masa tersebut, pembelajaran dilakukan dengan memanfaatkan berbagai fasilitas pendidikan yang tersedia di Banjarmasin, sedangkan kegiatan praktikum dilakukan dengan menggunakan fasilitas yang mendukung pembelajaran kefarmasian.

1973 — Sempat Tidak Menerima Siswa Baru

Pada tahun 1973, sekolah sempat tidak menerima siswa baru karena pada saat itu kebutuhan terhadap tenaga Asisten Apoteker dianggap telah mencukupi.

Namun, perkembangan pelayanan kesehatan kemudian kembali meningkatkan kebutuhan tenaga kefarmasian.

1975 — Kembali Menerima Siswa

Pada tahun 1975, sekolah kembali menerima siswa baru.

Kegiatan pembelajaran dilaksanakan dengan memanfaatkan ruang pendidikan di kawasan Jalan Veteran Banjarmasin.

Sekolah kembali berkembang dengan satu kelas yang terdiri dari sekitar 40 siswa.

1983 — Memiliki Lahan Sendiri

Perkembangan besar terjadi pada tahun 1983 ketika sekolah berhasil memperoleh lahan seluas kurang lebih 2.910 m² di kawasan Jalan Flamboyan, Kayu Tangi, Banjarmasin.

Kepemilikan lahan tersebut menjadi awal pembangunan fasilitas sekolah yang lebih permanen.

1985 — Peletakan Batu Pertama

Pada 12 November 1985, dilakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung sekolah.

Pembangunan ini menjadi tonggak penting dalam upaya menyediakan fasilitas pendidikan yang lebih representatif bagi siswa.

1988–1989 — Pembangunan Gedung Sekolah

Pembangunan tahap pertama dimulai pada 27 Juni 1988 dan selesai pada 10 Januari 1989.

Fasilitas yang dibangun antara lain ruang kelas, ruang tata usaha, ruang guru, perpustakaan, laboratorium kimia, dan ruang kepala sekolah.

Selanjutnya, pembangunan dan pengembangan fasilitas sekolah dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan pendidikan.

Perubahan SAA-ISFI Menjadi SMF-ISFI

Seiring perkembangan kebijakan pendidikan dan kebutuhan tenaga kesehatan, Sekolah Asisten Apoteker ISFI kemudian berkembang menjadi Sekolah Menengah Farmasi ISFI (SMF-ISFI) Banjarmasin.

Sekolah semakin dikenal sebagai salah satu lembaga pendidikan kefarmasian di Kalimantan Selatan.

2005 — Menjadi SMK Farmasi ISFI Banjarmasin

Pada tahun 2005, nama sekolah berubah menjadi SMK Farmasi ISFI Banjarmasin.

Perubahan ini menyesuaikan dengan perkembangan sistem pendidikan kejuruan nasional sekaligus memperkuat posisi sekolah sebagai lembaga pendidikan menengah kejuruan.

2017 — Pengembangan Bidang Teknologi

Tahun 2017 menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan sekolah.

SMK ISFI Banjarmasin mulai mengembangkan program keahlian di luar bidang farmasi dengan membuka Rekayasa Perangkat Lunak (RPL).

Kehadiran program tersebut menjadi awal transformasi sekolah dari sekolah yang identik dengan bidang farmasi menjadi sekolah kejuruan dengan bidang keahlian yang lebih beragam.

Dalam perkembangan kurikulum, bidang ini kemudian berkembang menjadi Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim (PPLG).

Pengembangan Program Keahlian

Seiring perkembangan kebutuhan dunia kerja dan minat peserta didik, SMK ISFI Banjarmasin terus memperluas bidang pendidikan.

Selain bidang Farmasi dan Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim, sekolah juga mengembangkan bidang:

Pengembangan tersebut menunjukkan komitmen SMK ISFI Banjarmasin untuk terus beradaptasi terhadap kebutuhan dunia industri dan perkembangan zaman.

2026 — 61 Tahun Berkarya

Pada 1 September 2026, SMK ISFI Banjarmasin memasuki usia 61 tahun.

Dari sekolah sederhana dengan satu kelas dan 40 siswa pada tahun 1965, SMK ISFI Banjarmasin telah tumbuh menjadi sekolah kejuruan dengan berbagai program keahlian.

Saat ini, pendidikan di SMK ISFI Banjarmasin mencakup bidang:

Layanan Farmasi Klinis dan Komunitas
Mempersiapkan peserta didik dengan keterampilan pelayanan kefarmasian dan pengelolaan sediaan farmasi.

Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim (PPLG)
Membekali peserta didik dengan keterampilan pemrograman, pengembangan website, aplikasi, basis data, dan teknologi perangkat lunak.

Desain Komunikasi Visual (DKV)
Mengembangkan kemampuan peserta didik dalam bidang desain grafis, komunikasi visual, multimedia, dan industri kreatif.

Tata Kecantikan Kulit dan Rambut
Mengembangkan keterampilan pelayanan kecantikan, perawatan kulit, rambut, serta kewirausahaan di bidang kecantikan.

Layanan Penunjang Keperawatan dan Caregiving
Membekali peserta didik dengan kompetensi dalam membantu pelayanan kesehatan, perawatan, serta pendampingan individu yang membutuhkan.


Terus Berkembang Mengikuti Zaman

Lebih dari enam dekade perjalanan SMK ISFI Banjarmasin menunjukkan komitmen sekolah dalam memberikan pendidikan kejuruan yang relevan dengan perkembangan zaman.

Dari pendidikan Asisten Apoteker pada tahun 1965 hingga berkembang menjadi sekolah kejuruan multidisiplin, SMK ISFI Banjarmasin terus memperkuat pembelajaran berbasis praktik, teknologi, kewirausahaan, serta kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri.

Dengan semangat untuk terus berinovasi, SMK ISFI Banjarmasin berkomitmen menghasilkan lulusan yang kompeten, berkarakter, kreatif, profesional, dan siap menghadapi dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

SMK ISFI Banjarmasin — Tumbuh dari sejarah, berkembang melalui inovasi, dan melangkah menuju masa depan.

Bagikan Threads