Laboratorium kimia merupakan salah satu fasilitas utama yang mendukung pembelajaran berbasis eksperimen dan analisis ilmiah di sekolah. Fasilitas ini dilengkapi dengan berbagai peralatan rekayasa kimia dan instrumen analisis modern, sehingga mampu memfasilitasi berbagai kegiatan praktikum, mulai dari kimia dasar, analisis kualitatif dan kuantitatif, uji titrasi, gravimetri, hingga analisis sampel kimia organik dan anorganik.
Setiap unit meja praktikum dilengkapi dengan jaringan utilitas standar (seperti saluran air, gas, dan kelistrikan yang aman), serta peralatan gelas (glassware) dan reagen kimia berkualitas tinggi. Laboratorium ini juga didukung oleh fasilitas keselamatan khusus, seperti lemari asam (fume hood) untuk percobaan menggunakan bahan volatil/berbahaya, area penyimpanan bahan kimia terpisah sesuai klasifikasi bahayanya (MSDS), serta peralatan tanggap darurat seperti eye wash dan alat pemadam api ringan (APAR).
Lingkungan laboratorium dirancang aman, kondusif, dan memiliki sirkulasi udara (ventilasi) yang baik untuk menjaga kenyamanan serta keselamatan siswa selama pengujian. Guru atau instruktur dapat dengan mudah mengawasi dan membimbing setiap jalannya eksperimen untuk memastikan siswa menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan benar.
Laboratorium ini tidak hanya digunakan untuk kegiatan belajar mengajar sehari-hari, tetapi juga untuk penelitian mandiri, Uji Kompetensi Keahlian (UKK), persiapan olimpiade sains, serta pengembangan proyek inovasi siswa. Dengan adanya fasilitas ini, siswa dapat mengasah keterampilan analitis dan pemahaman konsep kimia yang sangat dibutuhkan dalam industri sains dan teknologi modern.
Sekolah berkomitmen untuk terus memperbarui instrumen, ketersediaan reagen, serta protokol keselamatan laboratorium agar selalu sesuai dengan standar keamanan dan perkembangan ilmu pengetahuan terkini, sehingga siswa mendapatkan pengalaman belajar yang relevan dan aman.